Tim PKM DLK Bahasa Jawa UNY Memberikan Pelatihan media dan Suplemen Pembelajaran Bahasa Jawa untuk Guru-guru SMP Klaten

Yogyakarta, 14 Agustus 2026 – Tim PKM Dosen Berkegiatan di Luar Kampus (DLK) FBSB UNY yang terdiri atas Dr. Ghis Nggar Dwiadmojo, M.Pd., Dr. Venny Indria Ekowati, M.Litt., Yusi Nurcahya Dewi, M.Pd., & Azis Heru Iswanto, M.Pd. memberikan pelatihan pembuatan media dan suplemen pembelajaran bahasa Jawa untuk guru-guru yang tergabung dalam MGMP Bahasa Jawa SMP Kabupaten Klaten.

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi professional guru Bahasa Jawa di Kabupaten Klaten dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam pembelajaran aksara Jawa, mengembangkan media dan model pembelajaran inovatif yang menarik dan efektif. Pelaksanaan kegiatan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya SDG-4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kualitas pembelajaran dan kompetensi pendidik.

Kegiatan dilaksanakan di SMP 1 Karanganom Klaten, Jawa Tengah. Lokasi kegiatan berjaran sekitar 40 kilometer dari UNY. Jarak tersebut dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam. Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dirancang untuk menjawab permasalahan mitra, yaitu keterbatasan inovasi pembelajaran Aksara Jawa, rendahnya pemanfaatan teknologi digital, serta belum optimalnya kompetens guru Bahasa Jawa dalam mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) ke dalam proses pembelajaran. Metode pelaksanaan dilakuka secara bertahap, partisipatif, dan berkelanjutan dengan menekankan pendekata edukatif dan inovatif.

Berdasarkan kegiatan yang telah terselenggara, disimpulan bahwa kegiatan sudah berlangsung dengan baik. Rata-rata indikator ketercapaian kegiatan peserta yang mencapai 80%. Selain itu, peserta antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Memperhatikan kendala dan masukan dari peserta maka untuk tindak lanjut kegiatan ini akan difokuskan pada satu materi saja. Pemfokusan pada satu materi ini diharapkan peserta lebih focus dan mendalam dalam mempraktekkan materi yang diberikan. Selain itu juga untuk menjembatani antara kemampuan peserta yang berbeda-beda maka untuk ke depan akan dibentuk kelompok-kelompok kecil yang berisi peserta yang sudah senior dan junior dengan harapan bahwa peserta yang memiliki kelebihan di bidang ipteks dapat membantu peserta yang memiliki kekurangan di bidang ipteks..