Kreativitas Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jawa Bersinar dalam Festival Sanggar Sastra 2026

Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jawa sukses menyelenggarakan rangkaian pementasan ketoprak dalam kegiatan Festival Sanggar Sastra 2026. Kegiatan ini merupakan luaran dari mata kuliah Sanggar Sastra, yang bertujuan memberikan pengalaman praktik kepada mahasiswa. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan meriah, serta mendapat apresiasi dari dosen, mahasiswa, dan masyarakat yang hadir.

Festival yang berlangsung mulai 24 Mei hingga 10 Juni 2026 ini menampilkan pementasan dari tujuh paguyuban mahasiswa, yaitu Bhramastra, Arthasena, Citramanik, Akhasa, Cakrawiyata, Bramantara, dan Darunacakra. Setiap kelompok menampilkan lakon yang berbeda dengan kreativitas dan interpretasi masing-masing, sehingga menghadirkan pertunjukan yang menarik dan sarat nilai budaya Jawa. Melalui mata kuliah Sanggar Sastra, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori sastra dan seni pertunjukan di kelas, tetapi juga menerapkannya secara langsung melalui proses penyusunan naskah, pendalaman karakter, latihan pementasan, pengelolaan produksi, hingga pelaksanaan pertunjukan. Proses tersebut menjadi sarana pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan berbahasa Jawa, kerja sama tim, kepemimpinan, serta kreativitas mahasiswa. elalui pementasan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata dalam menghidupkan karya sastra menjadi sebuah pertunjukan yang dapat dinikmati masyarakat.

Keberhasilan Festival Sanggar Sastra 2026 menjadi bukti komitmen Program Studi Pendidikan Bahasa Jawa dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mengembangkan, melestarikan, dan mempromosikan bahasa, sastra, dan budaya Jawa melalui berbagai bentuk karya kreatif. Dengan berakhirnya seluruh rangkaian pementasan secara sukses, diharapkan semangat berkesenian dan pelestarian budaya Jawa terus tumbuh di kalangan mahasiswa dan masyarakat.