Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jawa Ajak Siswa Kelas VIII A MTs Negeri 6 Bantul Mengenal Lingkungan melalui Kaligrafi Aksara Jawa

Bantul, 17 September 2026 — Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jawa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan pembelajaran Bahasa Jawa di kelas VIII A MTs Negeri 6 Bantul pada Kamis, 17 September 2026. Kegiatan pembelajaran tersebut mengangkat materi aksara Jawa melalui praktik membuat kaligrafi dengan menuliskan nama-nama wit-witan atau tanduran yang terdapat di lingkungan madrasah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mengembangkan kemampuan siswa dalam menulis aksara Jawa sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Pembelajaran dilaksanakan menggunakan model Project Based Learning (PjBL). Melalui model tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai penulisan aksara Jawa, tetapi juga terlibat secara langsung dalam proses pengamatan dan pembuatan sebuah karya. Pada tahap awal, siswa diajak mengamati berbagai pepohonan dan tumbuhan yang terdapat di lingkungan MTs Negeri 6 Bantul. Siswa kemudian memilih nama-nama tumbuhan yang ditemukan untuk dituliskan menggunakan aksara Jawa.

Setelah melakukan pengamatan, siswa mengembangkan hasil pengamatannya menjadi karya kaligrafi aksara Jawa. Setiap siswa diberikan kesempatan untuk mengkreasikan karyanya sesuai dengan kreativitas masing-masing, baik dalam pemilihan bentuk tulisan, tata letak, maupun hiasan yang digunakan. Proses tersebut mendorong siswa untuk lebih aktif, kreatif, dan mandiri dalam menghasilkan karya sekaligus memahami penerapan aksara Jawa dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan pembelajaran juga memiliki keterkaitan dengan program Adiwiyata yang diterapkan di lingkungan madrasah. Dengan mengamati dan mengenali berbagai jenis tumbuhan di lingkungan sekolah, siswa diajak untuk lebih memperhatikan keberadaan lingkungan di sekitarnya. Pembelajaran Bahasa Jawa tidak hanya berfokus pada aspek kebahasaan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun sikap peduli terhadap lingkungan.

Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education (Pendidikan Bermutu) melalui pembelajaran yang aktif, kreatif, kontekstual, dan mengembangkan keterampilan siswa. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 15: Life on Land (Ekosistem Daratan) melalui pengenalan dan penumbuhan kepedulian siswa terhadap tumbuhan serta lingkungan di sekitar madrasah.

Melalui kegiatan tersebut, pembelajaran Bahasa Jawa diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa. Penggabungan antara keterampilan menulis aksara Jawa, kreativitas berkarya, dan pengamatan lingkungan menjadikan pembelajaran tidak hanya berorientasi pada hasil akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan dan mampu menghargai kekayaan budaya daerah.