Mengembangkan Literasi Digital dan Berpikir Kritis melalui Analisis Pawarta Bahasa Jawa Berbasis LKPD di SMA Negeri 4 Yogyakarta

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jawa, Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB), Universitas Negeri Yogyakarta, Aisha Sabrina Salsabila, melaksanakan kegiatan Praktik Kependidikan (PK) di SMA Negeri 4 Yogyakarta pada Rabu, 2 September 2026. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan di kelas XE 5 dengan materi pawarta atau berita berbahasa Jawa. Kegiatan ini bertujuan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran yang mengembangkan literasi digital, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama kelompok.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menyampaikan materi pawarta yang meliputi pengertian, unsur-unsur berita 5W+1H, dan struktur pawarta. Penyampaian materi dilakukan menggunakan media PowerPoint (PPT) untuk membantu siswa memahami konsep yang dipelajari. Setelah itu, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan diberikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Setiap kelompok diminta mencari pawarta berbahasa Jawa melalui internet. Pawarta yang ditemukan kemudian dianalisis berdasarkan judul dan sumber berita, tanggal atau waktu pemberitaan, unsur 5W+1H, struktur pawarta, serta isi dan informasi penting yang disampaikan. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dan siswa terlibat secara langsung melalui proses diskusi dan pendampingan selama pengerjaan LKPD.

Kegiatan pembelajaran memberikan hasil berupa meningkatnya keterlibatan siswa dalam proses belajar. Siswa tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga berkesempatan mencari, membaca, dan menganalisis pawarta secara mandiri bersama kelompoknya. Melalui kegiatan tersebut, siswa belajar menghubungkan materi dengan contoh berita yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Diskusi kelompok juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertukar pendapat, melatih komunikasi, serta membangun kerja sama dan tanggung jawab. Selain memahami unsur dan struktur pawarta, siswa juga berlatih menggunakan bahasa Jawa dalam memahami informasi pemberitaan. Hal ini menunjukkan kontribusi kegiatan terhadap SDGs ke-4 melalui pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan berbasis literasi digital.

Melalui kegiatan Praktik Kependidikan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam menerapkan perencanaan pembelajaran, penggunaan media pembelajaran, pengelolaan kelas, dan pendampingan siswa. Ke depannya, pembelajaran berbasis LKPD dan pemanfaatan sumber digital diharapkan dapat terus dikembangkan dengan menyesuaikan kebutuhan siswa serta materi yang diajarkan. Kegiatan serupa diharapkan mampu menciptakan proses pembelajaran bahasa Jawa yang lebih interaktif, kontekstual, dan bermakna, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan sekolah.