You are here
Nguri-uri Potensi Lokal melalui Kegiatan Kokurikuler: Pengenalan Kerajinan Anyaman Kreyeng/Krondho di Dusun Lopati
Primary tabs

Bantul, 10 September 2026 – Peserta didik kelas X (F) SMA Negeri 1 Bantul melaksanakan kegiatan kokurikuler berupa visit ke Dusun Lopati, Desa Trimurti, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan tersebut didampingi oleh guru dan mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) sebagai bentuk pembelajaran berbasis pengalaman. Dalam kegiatan ini, peserta didik menggali berbagai informasi mengenai potensi yang terdapat di Dusun Lopati, baik dari aspek sosial, budaya, maupun ekonomi masyarakat. Salah satu potensi lokal yang digali adalah kerajinan krondho yang merupakan kerajinan berbahan dasar bambu. Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran kontekstual yang memberikan pengalaman kepada peserta didik untuk mengenal potensi dan kehidupan masyarakat secara langsung.
Peserta didik melakukan pengamatan dan penggalian informasi mengenai berbagai potensi yang terdapat di Dusun Lopati melalui kegiatan observasi dan wawancara dengan masyarakat setempat. Salah satu informasi yang diperoleh berkaitan dengan keberadaan kerajinan kronjot atau krondho yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Dusun Lopati. Sekitar 60 persen warga, terutama kepala keluarga, merupakan perajin krondho. Salah satu perajin yang menjadi sumber informasi merupakan warga Dusun Lopati RT 92. Berdasarkan informasi yang diperoleh, kerajinan kronjot merupakan keterampilan yang diwariskan secara turun-temurun dan telah ditekuni sejak tahun 1942 hingga sekarang. Mahasiswa PK dari Program Studi Pendidikan Bahasa Jawa turut mendampingi peserta didik dalam proses penggalian informasi mengenai potensi dusun, termasuk sejarah, penggunaan, serta keberlangsungan kerajinan tersebut. Peserta didik juga dikenalkan dengan istilah kronjot dan krondho sebagai bagian dari kosakata bahasa Jawa yang berkaitan dengan kehidupan dan budaya masyarakat.
Kegiatan field visit memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada peserta didik dalam mengenali dan menggali potensi yang ada di lingkungan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik tidak hanya memperoleh informasi mengenai kerajinan krondho, tetapi juga belajar memahami potensi sosial, budaya, dan ekonomi yang berkembang di Dusun Lopati. Bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa Jawa, kegiatan ini menjadi sarana untuk turut mengenalkan bahasa, budaya, dan kearifan lokal Jawa kepada generasi muda. Hal tersebut sejalan dengan SDGs 4 melalui pembelajaran berbasis pengalaman yang memperluas pengetahuan peserta didik di luar lingkungan sekolah sekaligus mengenalkan kehidupan masyarakat secara nyata.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik semakin mengenal dan menghargai berbagai potensi yang dimiliki masyarakat di lingkungan sekitarnya. Pengalaman tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian peserta didik terhadap keberadaan potensi lokal serta mendorong mereka untuk menghargai bahasa, budaya, keterampilan, dan kearifan lokal yang masih hidup dan berkembang di masyarakat.
Contact Us
Jalan Colombo No. 1, Karangmalang, Yogyakarta 55281
Telepon (0274) 550843, (0274) 546719 ext. 519, Fax (0274) 548207
Website : http://fbs.uny.ac.id
Email : humas_fbs@uny.ac.id, pend_bahasa_jawa@uny.ac.id
Copyright © 2026,