Lestarikan Warisan Budaya, Mahasiswa PK UNY Dampingi Ekstrakurikuler Karawitan SMP Negeri 4 Prambanan

YOGYAKARTA (10/09/2026) – Dalam rangka mendukung pelestarian budaya lokal, mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan pendampingan ekstrakurikuler karawitan di SMP Negeri 4 Prambanan. Program ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Kamis pukul 15.00-16.30 WIB di Pendopo Selorejo, dengan sasaran peserta didik anggota ekstrakurikuler karawitan. Inisiatif tersebut relevan dengan dua tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, khususnya pada aspek perlindungan warisan budaya.

Pendampingan ekstrakurikuler ini bertujuan untuk menumbuhkan minat generasi muda terhadap seni musik tradisional Jawa sekaligus melatih kedisiplinan, konsentrasi, dan kerja sama melalui latihan karawitan. Materi latihan disesuaikan dengan tingkat kemampuan peserta didik, mulai dari pengenalan instrumen gamelan hingga latihan memainkan gendhing secara berkelompok. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa PK berperan membantu guru pembimbing dalam melatih pola tabuhan gamelan. Kegiatan ini melibatkan guru pembimbing ekstrakurikuler, mahasiswa PK, dan seluruh peserta didik anggota ekstrakurikuler karawitan.

Selain mengasah keterampilan dan kerja sama tim, program ini juga berdampak positif dalam memperkuat identitas budaya serta menanamkan rasa bangga terhadap warisan budaya takbenda Indonesia, khususnya seni karawitan. Secara tidak langsung, upaya ini berkontribusi pada pencapaian SDG 4 melalui penyediaan Pendidikan karakter berbasis seni budaya yang inklusif, di mana seluruh peserta didik mendapatkan ruang belajar tanpa membedakan latar belakang kemampuan. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 11 target 11.4 dalam menguatkan usaha perlindungan dan penyelamatan warisan budaya di lingkungan sekolah. Hal ini diwujudkan melalui aksi nyata regenerasi penabuh gamelan di tingkat sekolah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan ekstrakurikuler karawitan di SMP Negeri 4 Prambanan dapat terus berkelanjutan guna menciptakan lingkungan sekolah yang berkarakter, inklusif, dan berakar kuat pada nilai kearifan lokal, serta semakin diminati oleh peserta didik. Dengan demikian, kesenian karawitan dapat tetap lestari dan menjadi identitas budaya yang membanggakan bagi generasi muda.

Penulis: Ardi Firmansyah