You are here
Mengembangkan Kreativitas dan Kemampuan Berpikir Kritis melalui Proyek Cerkak
Primary tabs

Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan pembelajaran Bahasa Jawa melalui kegiatan penyusunan cerita cekak (cerkak) secara berkelompok di SMP Negeri 3 Imogiri. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 10 September 2026 dengan melibatkan peserta didik kelas VIII B sebagai sasaran kegiatan. Pembelajaran dirancang menggunakan pendekatan berbasis proyek dengan memanfaatkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) sebagai panduan dalam mengembangkan ide cerita. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik tidak hanya diarahkan untuk memahami materi cerkak secara teoritis, tetapi juga diberikan kesempatan untuk berpikir kritis, mengembangkan gagasan, serta menghasilkan karya secara kolaboratif. Kegiatan ini berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui pembelajaran yang mendorong pengembangan keterampilan, kreativitas, dan literasi peserta didik.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai cerita cekak, meliputi pengertian, unsur-unsur intrinsik, serta karakteristik cerkak. Setelah memahami materi, peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diberikan LKPD yang telah disusun untuk membantu mereka menuangkan serta mengembangkan ide cerita. Melalui LKPD tersebut, peserta didik diarahkan untuk menentukan gagasan awal, tokoh, alur, latar, konflik, dan amanat cerita sebelum mengembangkannya menjadi sebuah cerkak yang utuh. Setiap anggota kelompok diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan gagasannya sehingga proses penyusunan cerita menjadi kegiatan kolaboratif. Mahasiswa PK berperan sebagai fasilitator dengan memberikan arahan dan pendampingan selama proses pengerjaan, sedangkan peserta didik secara aktif berdiskusi, mempertimbangkan berbagai ide, dan menentukan konsep cerita yang akan dikembangkan bersama.
Hasil kegiatan berupa karya cerita cekak yang disusun oleh masing-masing kelompok berdasarkan ide dan hasil diskusi peserta didik. Proses tersebut memberikan pengalaman kepada peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui kegiatan menentukan dan mengolah gagasan, menyusun alur cerita, serta mengambil keputusan bersama dalam kelompok. Selain itu, kegiatan juga melatih kemampuan komunikasi, kreativitas, kerja sama, dan keterampilan menulis dalam Bahasa Jawa. Karya cerkak yang telah diselesaikan selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan bacaan dan dipajang pada pojok baca di lingkungan sekolah. Dengan demikian, hasil pembelajaran tidak hanya menjadi tugas yang selesai setelah dikumpulkan, tetapi dapat memberikan manfaat lebih luas sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan literasi di sekolah. Kegiatan ini mendukung SDGs 4 – Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran aktif yang memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan melalui pengalaman langsung.
Melalui kegiatan penyusunan cerkak berbasis LKPD ini, diharapkan peserta didik semakin terbiasa mengembangkan gagasan, menyampaikan pendapat, bekerja sama, dan menghasilkan karya dari proses pembelajaran yang mereka jalani. Pemanfaatan karya peserta didik sebagai bahan bacaan di pojok baca juga diharapkan dapat memberikan apresiasi terhadap hasil karya mereka sekaligus mendorong terciptanya budaya literasi di lingkungan sekolah. Kegiatan serupa dapat dikembangkan secara berkelanjutan dengan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menghasilkan berbagai karya literasi lainnya sehingga pembelajaran Bahasa Jawa tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada pengembangan keterampilan dan karya nyata peserta didik.
Penulis: Muhammad Fahmi Afifiansyah
Contact Us
Jalan Colombo No. 1, Karangmalang, Yogyakarta 55281
Telepon (0274) 550843, (0274) 546719 ext. 519, Fax (0274) 548207
Website : http://fbs.uny.ac.id
Email : humas_fbs@uny.ac.id, pend_bahasa_jawa@uny.ac.id
Copyright © 2026,