Mahasiswa PK UNY Gelar Praktik Drama Unggah-Ungguh Bahasa Jawa di SMKN 2 Kasihan

BANTUL – Dalam upaya memperkuat pendidikan karakter berbasis kearifan lokal sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals Nomor 4 yaitu Quality Education, mahasiswa Praktik Kependidikan UNY, Wahyu Aditia dari Program Studi Pendidikan Bahasa Jawa, menyelenggarakan kegiatan pembelajaran inovatif berupa "Praktik Drama Unggah-Ungguh Menggunakan Ragam Basa Ngoko dan Krama". Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 26 Agustus 2026 bertempat di SMK Negeri 2 Kasihan (SMM Yogyakarta) dengan sasaran utama siswa-siswi kelas X.

Kegiatan ini dirancang untuk menjawab tantangan penataan bahasa dan etika berbahasa Jawa di kalangan generasi muda yang kian tergerus zaman. Pembelajaran diawali dengan penyampaian materi singkat mengenai konsep dasar unggah-ungguh basa, tata krama, serta tingkatan ragam bahasa Ngoko (Ngoko Lugu dan Ngoko Alus) serta Krama (Krama Lugu dan Krama Alus). Pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan metode interaktif berupa bermain peran atau drama pendek. Siswa dibagi ke dalam beberapa pasangan dan diberikan skenario situasi sehari-hari, seperti berinteraksi dengan teman sebaya, berdialog dengan guru, hingga berkomunikasi dengan orang tua di rumah. Melalui bimbingan mahasiswa PK dan guru pamong bahasa Jawa, siswa secara aktif mempraktikkan secara langsung penuturan bahasa Jawa yang santun dan tepat konteks.

Pelaksanaan kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kualitas pembelajaran Bahasa Jawa di sekolah. Para siswa kelas X tampak sangat antusias dan percaya diri saat menyajikan drama di depan kelas. Pembelajaran berbasis drama pendek ini terbukti meningkatkan pemahaman siswa mengenai penerapan ragam krama dan ngoko secara praktis, tidak sekadar teoritis. Hal ini sejalan dengan komitmen SDGs 4 dalam menghadirkan pendidikan inklusif, relevan, dan berkualitas, khususnya dalam target pemajuan pendidikan kebudayaan, nilai-nilai etika, dan kelestarian warisan budaya lokal di lingkungan sekolah vokasi seni.

Melalui terlaksananya program praktik drama pendek unggah-ungguh ini, diharapkan kesadaran berbahasa Jawa yang baik dan benar dapat terus tertanam serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Program ini menjadi langkah nyata kontribusi mahasiswa PK UNY dalam menjaga kelestarian bahasa Jawa sebagai bagian dari identitas budaya bangsa sekaligus mewujudkan pendidikan karakter berkesinambungan di SMKN 2 Kasihan.