You are here
Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Bahasa Jawa di SMP Negeri 1 Pakem
Primary tabs

Pakem, Sleman – Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) melaksanakan kegiatan pembelajaran Bahasa Jawa dengan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) di SMP Negeri 1 Pakem pada minggu ke-5 pelaksanaan kegiatan Praktik Kependidikan. Kegiatan ini melibatkan peserta didik kelas VIII dalam pembelajaran Bahasa Jawa dengan memadukan materi pembelajaran dan teknologi digital. Pemanfaatan AI dilakukan untuk membuat pembelajaran lebih menarik sekaligus mengenalkan peserta didik pada penggunaan teknologi secara positif dan kreatif. Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan tujuan ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Melalui kegiatan ini, pembelajaran Bahasa Jawa diharapkan dapat mengikuti perkembangan teknologi tanpa menghilangkan unsur bahasa dan budaya yang menjadi bagian penting dalam pembelajaran.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar yang lebih kreatif kepada peserta didik sekaligus mengenalkan AI sebagai salah satu alat yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah membuat teks pawarta kemudian mengembangkannya menjadi video animasi dengan bantuan AI. Peserta didik terlebih dahulu mempelajari materi pawarta, mulai dari pengertian, struktur, hingga unsur-unsur berita. Setelah memahami materi, peserta didik menyusun teks pawarta berdasarkan topik yang telah ditentukan. Selanjutnya, mereka menentukan konsep video yang sesuai dengan isi berita dan menyiapkan gambaran tokoh maupun suasana yang ingin ditampilkan. Mahasiswa PK mendampingi peserta didik dalam setiap proses tersebut, mulai dari penyusunan teks hingga pemanfaatan teknologi AI untuk menghasilkan video. Dengan cara ini, peserta didik dapat melihat secara langsung bagaimana sebuah tulisan dapat dikembangkan menjadi karya digital.
Pemanfaatan AI membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik bagi peserta didik. Mereka terlihat antusias ketika mengetahui bahwa teks pawarta yang telah dibuat dapat dikembangkan menjadi sebuah video animasi. Beberapa peserta didik juga menunjukkan rasa ingin tahu terhadap cara kerja teknologi yang digunakan dan tertarik melihat hasil dari karya mereka sendiri. Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan peserta didik dalam memahami dan menulis Bahasa Jawa, tetapi juga memberikan ruang untuk mengembangkan kreativitas, kerja sama, dan keterampilan menggunakan teknologi. Dari kegiatan tersebut, SDG 4 diwujudkan melalui pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan zaman, sedangkan SDG 9 terlihat melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi digital dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, teknologi dapat menjadi sarana pendukung yang membantu peserta didik menghasilkan karya sekaligus memperoleh pengalaman belajar yang lebih beragam.
Ke depan, pemanfaatan AI diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai media pendukung pembelajaran Bahasa Jawa maupun mata pelajaran lainnya. Penggunaan teknologi tetap perlu dilakukan secara bijak dengan menempatkan peserta didik sebagai pihak yang aktif berpikir, memilih informasi, dan berkarya. AI sebaiknya digunakan sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti proses berpikir peserta didik. Dengan memadukan pembelajaran bahasa dan budaya dengan perkembangan teknologi, kegiatan belajar di sekolah diharapkan menjadi lebih menarik, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Kegiatan sederhana seperti pembuatan video animasi ini juga dapat menjadi salah satu langkah untuk membangun pengalaman belajar yang lebih dekat dengan dunia digital yang dihadapi peserta didik sehari-hari.
Contact Us
Jalan Colombo No. 1, Karangmalang, Yogyakarta 55281
Telepon (0274) 550843, (0274) 546719 ext. 519, Fax (0274) 548207
Website : http://fbs.uny.ac.id
Email : humas_fbs@uny.ac.id, pend_bahasa_jawa@uny.ac.id
Copyright © 2026,